Bismillahirrohmannirrohiim
Ehmm entah sudah berapa lama tidak menarikan jemari ini diatas
keyboard untuk sekedar mengisi waktu luang ataupun mencurahkan perasaan.
Jadi berasa orang sibuk *lebih tepatnya sok sibuk kali yaa. hehe .
Sebenernya mw nulis juga bingung nulis apa soalnya hari ini ga ada
moment yg spesial, tapi hati berasa meneriaki "ayo tuliskan saja apa yg
ingin diungkapkan dengan sebait dua bait huruf yang akan memberi arti
dan motivasi dihidupmu dan lebih baik juga pada hidup orang lain !".
mungkin begitu lebih baik :)
Ehmm Adakalanya hidup dirundung pilu, keputusasaan, kehilangan mereka
yg dicintai, tidak tercapainya apa yg diharapkan, kekurangan ekonomi,
merasa tak pernah dimengerti, ditimpa musibah, mungkin ada beberapa yg
sedang merasakan hal ini ?? :')
Latahzan , insya Allah semua problema hidup ada hikmahnya :')
Firman Allah :
Patutkah manusia menyangka bahwa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: "Kami beriman", sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu dugaan)?Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu sebelum mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang orang-orang yang benar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahui-Nya akan orang-orang yang berdusta.[Al-Ankabut: 2-3] .
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."(Surah Al-Baqarah, ayat 216)
RINDU ..
Kata ini selalu menyelimuti kalbu, kerinduan yang tiada terkira, yang
tak terucapkan dan tak dapat direalisasikan. Entah kapan kerinduan ini
kan tersampaikan, entah kapan kenangan yang indah itu kan terulang,
entah dimana semua itu akan kudapatkan, entahlah... NAMUN bukan itu yg
harusnya difikirkan dan selalu dipertanyakan , memang rasanya hilang
arah, tujuan, dan tak tau lagi apa yg harus dilakukan.. tapi Allah Swt
tidak menghendakki hal seperti itu :)
Firman Allah
"Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu orang-orang yang beriman."(Surah Al-Imran, ayat 139)
Yakinlah pada Allah Swt.
1. Iman dan redha terhadap ketentuan (qadha') Allah
Allah SWT berfirman:
"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada
dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuz)
sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah
bagi Allah."(Surah Al-Hadid 57: Ayat 22)
2. Sabar menghadapi musibah
Allah SWT berfirman:
“Dan sesungguhnya akan Kami berikan ujian kepadamu dengan
sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Orang-orang
yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa
innaa ilaihi raaji'uun".”(Surah Al-Baqarah 2: Ayat 155-156)
"Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan kaum yang kafir."(Surah Yusuf 12: Ayat 87)
3. Mengetahui hikmah di sebalik musibah
Seorang Muslim yang mengetahui hikmah (rahasia) dibalik musibah akan
memiliki kekuatan mental yang baik. Berbeda dengan orang yang hanya
memahami musibah secara cetek yaitu dengan hanya melihatnya secara zahir
saja. Mentalnya sangat lemah dan mudah mengeluh atas segala musibah
yang menimpa.
Antara hikmah musibah adalah untuk diampunkan dosa-dosanya.
Sabda Rasulullah SAW: "Tiadalah seorang Mukmin yang ditimpa musibah
tertusuk duri atau lebih (teruk) daripada itu melainkan dengannya
(musibah tersebut) Allah akan menghapuskan sebahagian daripada
dosa-dosanya." (Hadith riwayat Bukhari dan Muslim)
4. Tetap Terus Berikhtiar
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu
kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka
sendiri."(Surah Ar-Ra’du 13: Ayat 11)
5. Memperbanyakkan berdoa dan berzikir
Rasululah SAW mengajarkan doa bagi orang yang ditimpa
musibah: "Allahumma jurnii fii musiibatii wa akhluf lii khairan minhaa"
(Ya Allah, berilah pahala dalam musibahku ini dan berilah ganti bagiku
yang lebih baik daripadanya.) (Hadith riwayat Muslim)
Allah SWT berfirman:"Ingatlah, hanya dengan mengingatiAllah sajalah hati menjadi tentram." (Surah Ar-Ra’du 13: Ayat 28)
Tiada seorang hamba yang ditimpa musibah melainkan ia adalah akibat
daripada dosa-dosa yang dilakukannya. Maka sudah semestinya dia perlu
bertaubat nasuha kepada Allah SWT. Orang yang tidak mau bertaubat
setelah ditimpa musibah adalah orang sombong dan sesat.
Sabda Nabi SAW: "Setiap anak Adam mempunyai kesalahan (dosa). Dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang bertaubat." (Hadith riwayat at-Tirmidzi)
Akhir kata...
"Apabila berlakunya musibah, hadapilah dengan tabah dan pasrah,
ambillah darinya segala 'ibrah (pengajaran), jadikanlah ia sebagai
khibrah (pengalaman), untuk bekal menempuh hayah (kehidupan), agar
selamat dunia dan akhirat."
This entry was posted
on 19.04
and is filed under
Amelia :)
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.