Stop Searching for a Prince!  

Posted by: Unknown in


Nowadays, there is a trend on Facebook/Twitter/blog/tumblr where people would talk about marriage; demanding a great, soleh husband/wife to enter the Jannah together and so on.
Looking at a positive side, I can't deny that it is good for us to have a perspective that a relationship between a man and a woman is a thousand way better with marriage - as all of us (Muslims) get the fact that marriage has more barakah and is a halal way to express love.
Furthermore, a successful marriage is a door to Jannah. I find that it is beautiful when it is said that if a woman is a man's key to paradise (by helping him to fulfill his deen with her through marriage and being an obedient wife), so, a man is a woman's door to Jannah. The key that opens the door - a husband and a wife need each other's help to get there, masya-Allah.
The Prophet Muhammad SAW said: ''The most perfect believer in faith is the one whose character is finest and who is kindest to his wife.'' (Tirmidhi and Nasa'i)
As a Muslim woman, I also want a great man to marry me - the man who lowers his gaze so that I become the only woman he sees, the man who preserved his heart for me, the man whose love will make me stronger - a gift from Allah, insya-Allah. Surely, I want him to encourage me to be closer to Allah in our baitul muslim; baitul dakwah.
But sisters, do you think that a prince of deen will marry you while you just sit in front of your laptop, busy updating your status about marrying a righteous man or sharing almost all of Irma Hasmie's marriage photos and saying how lucky she is to become a wife of a great man? Will a prince of deen look for you just because of your splendid poem about marriage, your 'surat-buat-calon-suami' entries or your 'menanti-bakal-imamku-dunia-akhirat' status? No.
And why do you focus on finding a righteous man (a prince of deen) only? Stop it. Don't let your imagination ruin yourself. There are many doors of Jannah so there are many ways to enter them. Don't just focus on one way (marriage). Be a righteous person first, prepare yourself. Devote yourself to Allah and when you stop searching for a prince and make Allah the King of your heart, He will help you to complete your fairy tale.
"I tell the boys and girls; Allah has already written the name of your spouses for you. What you need to work on is your relationship with Allah. He will send him/her to you when you're ready. It is only a matter of time." - Sheikh Mamdouh
For ladies, remember this - don't worry if you haven't found your life partner. Be a righteous woman not just because you want to marry a righteous man. Marry a righteous man not just because you want him to go with you to Jannah. You can attain Jannah with or without marriage. Now is the time for you be the one that can lead yourself there.
Take Maryam RA as an example. She never did get married but was still a righteous woman in the eye of Allah SWT. He says:
"And (the example of) Mary, the daughter of 'Imran, who guarded her chastity, so we blew into (her garment) through Our Angel, and she believed in the words of her Lord and His scriptures and was the devoutly obedient."
(Surah at-Tahrim, verse 12)
Pray and make du'a for the best, not just for life in dunya but also for hereafter. Ask Allah to forgive our sins, our parents' sins, our family's, teachers' and friends'. Don't forget to make du'a for our brothers and sisters in Palestine, Iraq, Syria, Afghanistan and Burma after every prayer.
And ask Allah to help ourselves to be among the righteous men.

 

Posted by: Unknown in


Entah kenapa perasaan itu datang lagi , bukan perasaan yang itu tapi yg dirasakan sama gue sekarang ini. perasaan yg buat gue jadi gag menentu, jadi bertanya tanya sendiri, kebingungan sendiri tapi gue tau kalau ini bukan masalah cinta tapi masalah antara hati vs ego . Hati selalu berkata dimana gue harus tetap percaya bahwa keindahan yang haqiqi itu kelak akan kamu dapatkan dan harus yakin akan hal itu. Tapi ego gue pun berkata kalau gue bisa sesuka hati mendapatkan keindahan dengan mudah walau cuma sepintas semua itu digenggam. :"(

Tuhan ... (Allah Swt) 

berikan aku Ketetapan hati agar selalu bertaut pada Mu,
berikan aku Keteguhan hati agar keyakinanku tak pernah berkurang sedikitpun atas ketetapanMu,
berikan aku Kelapangan dada atas segala keputusanMu, 
berikan aku Cahaya dikala kegelapan menyelimuti relung diri, 
berikan aku Petunjuk dikala aku kehilangan arah, 
berikan aku Hikmah atas segala Musibah, 
berikan aku Pengganti yang lebih baik disaat kau tarik kembali titipan dariMu.
berikan aku Kelembutan hati dikala amarahku meredam
berikan aku Kesanggupan tuk jadi obat pelipur lara
berikan aku Apa yang Engkau kehendakki sesuai dengan kapasitas kemampuanku
berikan aku "ia" yang baik untukku dan baik dalam pandangan Mu :')

Limpahkan RahmatMu untukku, keluargaku, kaum muslimin dan muslimat . Amiin Ya Rabb.



Bertemu cinta Dalam CINTA~  

Posted by: Unknown in



Arafah. Padang yang menyaksikan sejarah cinta sulung Adam dan Hawa bertemu.
Mewarisi ujian cinta di padang pasir, Ibrahim meninggalkan teman setianya Hajar dan buah hatinya, Ismail semata kerana Yang Esa. Sekilas wajah Yusuf, bertaut tulus cintanya Zulaikha beralih kepada Cinta Yang Maha Sempurna.
Tatkala Kerajaan Cinta antara Sulaiman dan Balqis bersemi dek Cinta Yang Memiliki Kerajaan langit dan bumi turut bersatu. Terpateri Cinta Agung Muhammad  cintanya untuk isteri dan ummat yang dikasihi, meresap ke dalam hati-hati sehingga tiba belabuh ke hati. Demikianlah sekeping hati setiap insan sehingga ke hari ini tidak pernah kering menerima warisan cinta itu.
Subhanallah... Madah cinta itu sungguh seni dan puitis.. Kehadiran cinta yang semenjaknya di syurga mana mungkin boleh ditolak oleh hati sedangkan ia adalah kurniaan Ilahi, anugerahnya kepada hambaNya untuk menyempurnakan fitrah kejadian insani.
Fitrah ingin dicintai dan mencintai. Andai hati ini tidak meminta untuk melintasinya, atau sekalipun membungkam seribu doa, malah mengalihkan pandangan, dan mengunci bicara, ia tetap ada, wujudnya sedia di batas hati setiap jiwa. Kadangkala tanpa sedar, tanpa paksaan ia hadir.
Adakah ini cinta? Tunggu sekejap! Wahai hati yang hidup dengan suluhan iman...Berhati-hati, jangan tertipu oleh penipu profesional iaitu nafsu dan bisikan syaitan! Keluarkan senjatamu.. DOA. Ya itulah senjata mukmin. Maka berdoalah!
"Ya Allah, aku berlindung kepada kalimatMu yang sempurna, dari apapun kejahatan yang Engkau ciptakan." -Amin Ya Rabb-
Seutama-utama cinta itu adalah Allah. Dia Yang menciptakan Cinta, maka cintanya adalah yang pertama dan utama.  Dialah yang selayaknya dicintai. Allah pasti membalas cinta itu dengan sifatnya Yang Maha Mengasihi.
Hingga hujung nyawa,
Aku tetap ingin menjadi pencintaMU,
Inginku isi rongga-rongga rindu ini,
Dengan madu cinta Pencipta Cinta,
Setiap hela nafas mengalir suci namaMU,
Tersemat utuh di hati tanpa noda,
Sucinya bersih menghiasi qalbu,
Penyuluh hidup, pengukir bahagia,
Tanpanya tiadalah segalanya,
Hingga hujung nyawa,
Ku ingin tetap bersama cintaMU.


Cinta itu hakikatnya suci, kadangkala menguji hati seperti Saidina Ali dan Az-Zahra. Adanya sabar dan tabah menyulami iman menterjemahkan kesetiaan di batas waktu yang menjadi rahsia Allah. Dalam memilih cinta, ajaran nabi jadi garis panduannya. Perlu bijaksana meletak prioriti cinta antara terutama dan utama.

Cita-cita jadi mahar cinta. Harapan disampaikan melalui doa, memohon pilihanNya dalam sejadah istikharah, musyawarah menetapkan kematangan dari yang berpengalaman, restu penjaga diri tulus dipinta. Jangan dinoda oleh serakah jiwa yang lemah. Jujur pada pendirian yang tidah tergugah.
Bijak mengurus, mengawal dan menterjemah dalam bimbingan PEMILIK HATI juga perlu di ambil peduli. Meng'upgrade' diri menjadi soleh atau solehah bukan kerana si dia, tetapi berusaha menjadi soleh dan solehah semata kerana DIA. Ikhlas dan tawakal pada pilihanNYA bukti pergantungan diri mensyukuri ketetapanNya. Bila dan siapa jodoh itu, pasti bertemu cinta di Arafah RahsiaNya, kerana empunya diri yakin pada janjiNya.
"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula).... "
(Surah an-Nur ayat 26)
Taqwallah dan tulus iktikad demi REDHANYA pasti melestari ikatan ke Taj mahal Abadi.
Duhai manusia yang menyakini,
Teruslah mengemudi pelayaran dalam mengabdi dan membangun diri serta agamamu,
Usah dirimu sibuk menoleh dunia mencari raja atau permaisuri hatimu,
Masih banyak amanah dan tanggungjawab yang dikau galas,
Dunia ini hanyalah sementara,
Di sisi Tuhanmu ada yang lebih baik.
Duhai Manusia Yang Paling Bahagia,
Bukankah pergantunganmu sudah dikau letakkan kepada yang tidak akan buat dirimu kecewa,
Jika ya, usah bazirkan masamu tanpa berkhidmat kepada TuhanMu,
Bertemanlah dengan kesabaran kerana Tuhan Yang Satu,
Dia mengawasi dan menunjukimu setiap waktu,
Kerana janjiNya, bahawa Dia bersama orang yang sabar.
Duhai Manusia Yang Memiliki Ketenangan,
Hadapilah kenyataan dengan penuh keredhaan,
Dia Yang Maha Mengetahui ketetapan terbaik buatmu,
Dikau kan bahagia dengan mengingatiNya,
Kerana Dia memberikan cintaNya padamu
Bertemu cinta manusia
Dalam CINTA Agung di sisiNya.
InsyaAllah...
Bertemu cinta dalam CINTA akan kekal bahagia!

Tulisan Lalu~  

Posted by: Unknown in


Bismillahirrohmannirrohiim



Ehmm entah sudah berapa lama tidak menarikan jemari ini diatas keyboard untuk sekedar mengisi waktu luang ataupun mencurahkan perasaan. Jadi berasa orang sibuk *lebih tepatnya sok sibuk kali yaa. hehe . Sebenernya mw nulis juga bingung nulis apa soalnya hari ini ga ada moment yg spesial, tapi hati berasa meneriaki "ayo tuliskan saja apa yg ingin diungkapkan dengan sebait dua bait huruf yang akan memberi arti dan motivasi dihidupmu dan lebih baik juga pada hidup orang lain !". mungkin begitu lebih baik :)

Ehmm Adakalanya hidup dirundung pilu, keputusasaan, kehilangan mereka yg dicintai, tidak tercapainya apa yg diharapkan, kekurangan ekonomi, merasa tak pernah dimengerti, ditimpa musibah,  mungkin ada beberapa yg sedang merasakan hal ini ?? :')
Latahzan , insya Allah semua problema hidup ada hikmahnya :')

Firman Allah :
Patutkah manusia menyangka bahwa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: "Kami beriman", sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu dugaan)?Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu sebelum mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang orang-orang yang benar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahui-Nya akan orang-orang yang berdusta.[Al-Ankabut: 2-3] .

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."(Surah Al-Baqarah, ayat 216)

RINDU ..
Kata ini selalu menyelimuti kalbu, kerinduan yang tiada terkira, yang tak terucapkan dan tak dapat direalisasikan. Entah kapan kerinduan ini kan tersampaikan, entah kapan kenangan yang indah itu kan terulang, entah dimana semua itu akan kudapatkan, entahlah... NAMUN bukan itu yg harusnya difikirkan dan selalu dipertanyakan , memang rasanya hilang arah, tujuan, dan tak tau lagi apa yg harus dilakukan.. tapi Allah Swt tidak menghendakki hal seperti itu :)

Firman Allah

"Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu orang-orang yang beriman."(Surah Al-Imran, ayat 139)

Yakinlah pada Allah Swt.

1. Iman dan redha terhadap ketentuan (qadha') Allah

Allah SWT berfirman:
"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."(Surah Al-Hadid 57: Ayat 22)


2. Sabar menghadapi musibah

Allah SWT berfirman:
“Dan sesungguhnya akan Kami berikan ujian kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".”(Surah Al-Baqarah 2: Ayat 155-156)

firmanNya:
"Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan kaum yang kafir."(Surah Yusuf 12: Ayat 87)

3. Mengetahui hikmah di sebalik musibah
Seorang Muslim yang mengetahui hikmah (rahasia) dibalik musibah akan memiliki kekuatan mental yang baik. Berbeda dengan orang yang hanya memahami musibah secara cetek yaitu dengan hanya melihatnya secara zahir saja. Mentalnya sangat lemah dan mudah mengeluh atas segala musibah yang menimpa.
Antara hikmah musibah adalah untuk diampunkan dosa-dosanya.

Sabda Rasulullah SAW: "Tiadalah seorang Mukmin yang ditimpa musibah tertusuk duri atau lebih (teruk) daripada itu melainkan dengannya (musibah tersebut) Allah akan menghapuskan sebahagian daripada dosa-dosanya." (Hadith riwayat Bukhari dan Muslim)

4. Tetap Terus Berikhtiar

Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."(Surah Ar-Ra’du 13: Ayat 11)

5. Memperbanyakkan berdoa dan berzikir

Rasululah SAW mengajarkan doa bagi orang yang ditimpa musibah: "Allahumma jurnii fii musiibatii wa akhluf lii khairan minhaa" (Ya Allah, berilah pahala dalam musibahku ini dan berilah ganti bagiku yang lebih baik daripadanya.) (Hadith riwayat Muslim)

Allah SWT berfirman:"Ingatlah, hanya dengan mengingatiAllah sajalah hati menjadi tentram." (Surah Ar-Ra’du 13: Ayat 28)

6. Bertaubat
Tiada seorang hamba yang ditimpa musibah melainkan ia adalah akibat daripada dosa-dosa yang dilakukannya. Maka sudah semestinya dia perlu bertaubat nasuha kepada Allah SWT. Orang yang tidak mau bertaubat setelah ditimpa musibah adalah orang sombong dan sesat.

Sabda Nabi SAW: "Setiap anak Adam mempunyai kesalahan (dosa). Dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang bertaubat." (Hadith riwayat at-Tirmidzi)

Akhir kata...
"Apabila berlakunya musibah, hadapilah dengan tabah dan pasrah, ambillah darinya segala 'ibrah (pengajaran), jadikanlah ia sebagai khibrah (pengalaman), untuk bekal menempuh hayah (kehidupan), agar selamat dunia dan akhirat."

Semoga tulisan ini bermanfaat sebagai penghapus lara :')


My First Posting :D  

Posted by: Unknown in

Assalamualaikum :D

Kenapa pada akhirnya amel buat ini blog ???  *,*


Jawabannya adalah karena yang paling pertama dan utama yaitu TUGAS KULIAH ! ckck , bisa dibilang jadul juga sih hari gini baru buat blog , abisnya dipikir2 nanti bukannya fokus ngerjain tugas malah ke asikkan ngeblog lagi (hehehe). Secara kalau udah merangkai kata - kata buat ngungkapin hati , perasaan , pengalaman *sebut aja curhat* bisa lupa segala galanya *yg ini berlebihan deh -_-*.


Sekarang udah semester 3 nihhh,,, nano nano banget ngelewatin hari demi hari di dunia perkuliahan sampai saat ini, terutama tugas2 kulihanya yang bikin Giiiilaaaaaaaa :X    tapi atas Rahmat Allah Swt sampai smester lalu masih diberikan kemudahan oleh Nya :D (Allah baik deh :* terus2 begini ya Rabb :D hehe) . Yang pasti support dari keluarga yg bikin amel terus berusaha sebaik mungkin buat terus semangat kuliah sampai saat ini  secara kepengen banget bangettttann buat ngebahagiain and ngebanggain mereka :') (baca: mamah , dinda . papah , mas arif) .  Semoga tercapai yaaaaaa :)))) Amiiiin .

Sebenernya galau juga nih sama semester 3 ini , secara matkul nya lebih menyeramkan dari sebelum2nya huhuhu :'( tapi tetep harus yakinnnnnn kalau kamu pasti bisa ngelewatin smester 3 ini dgn baik Meeelllllsss !!! Semaaangaaaaattttt :D 

udah dulu yah, nantikan posting2 selanjutnya :)

Wassalam~